|
7
2. Inseparibility ( tidak dapat dipisahkan )
Pada umumnya jasa yang dihasilkan dan dirasakan pada waktu bersamaan dan apabila
dikehendaki oleh seorang untuk diserahkan kepada pihak lainnya, maka dia akan tetap
merupakan bagian dari jasa tersebut. Dengan demikian kunci keberhasilan bisnis jasa
ada pada proses rekrutmen, kompensasi, pelatihan, dan pengembangan karyawannya.
3. Variability ( bervariasi )
Jasa senantiasa mengalami
perubahan, tergantung dari siapa penyedia jasa,
penerima
jasa dan kondisi di mana jasa tersebut diberikan.
4. Perishability ( tidak tahan lama/ mudah lenyap)
Daya
tahan
suatu
jasa
tergantung suatu
situasi
yang
diciptakan
oleh berbagai
faktor.Kursi kereta api
yang
kosong,
kamar
hotel
yang tidak dihuni akan hilang
begitu
saja karena tidak dapat disimpan untuk dipergunakan di waktu yang lain.
2.1.2 Jenis-jenis Jasa
Jasa
pada
dasarnya
dapat
dibedakan
menjadi tiga
macam
sebagaimana
dikemukakan
oleh
Lovelock
(dalam Sudarminto,2002,
Pp25-26),
yang
membedakannya
adalah sebagai berikut:
1.
Rented Goods Service
Dalam jenis ini, konsumen menyewa dan menggunakan suatu produk berdasarkan tarif
yang
telah ditetapkan
selama
jangka waktu
tertentu.
Konsumen
hanya
dapat
menggunakan
produk
tersebut,sedangkan kepamilikannya
tetap berada
pada
pihak
perusahaan atau
perorangan
yang
menyewakannya.
Contoh
perusahan
penyewaan
mobil, penyewaan hotel, komputer, apartemen dan sebagainya.
|