|
12
2.3 Teori
Penafsiran Makna dalam
Injil
Winfried
Noth
(1990:
335)
dalam
Handbook
of
Semiotics mengatakan
bahwa
khusus
untuk
pencarian
makna
yang
berasal
dari
tulisan
isi
Kitab
Suci
umat
Kristiani
(Injil),
ada
sebuah
teori
metode
yang
bisa
dijadikan
panduan
pedoman
dalam
menafsirkan makna.
Yaitu
teori
metode
tahapan
sententia.
Sententia
adalah
peng-
ikhtisaran
makna
yang
mendalam
tentang
pokok-pokok
yang
berkaitan
dengan
Injil,
yang
diungkapkan dalam
bentuk
penafsiran
spiritual.
Teori
ini
dikaji
dari
elaborasi
doktrin (ajaran) tentang kombinasi berbagai pengertian makna berdasarkan Injil.
Dalam
sejarah
literatur,
penafsiran makna
spiritual
ini
dibedakan menjadi
tiga
model:
(1) Tropology / Tropological
penafsiran
yang
memiliki
kesamaan
rasa
/
pengertian
dari
apa
yang
dikandung
Injil.
Pemahaman maknanya
bersifat
universal; dapat
diterima
oleh
semua
pribadi
atau
individu dari setiap manusia di bumi ini.
(2) Allegory / Allegorical
mengungkap makna yang berkaitan khusus dengan Kristus dan gereja.
(3) Anagogy / Anagogical
mengungkap
misteri-misteri
tentang
surgawi
dan
hal-hal
bersifat
ramalan
yang
baru akan diketahui dalam konteks masa depan.
Dalam
upaya
penafsiran makna
dari
Injil,
setiap
pesan
yang
dikutip
dari
Injil
diinterpretasikan
menggunakan
panduan
metode
dari
tiga
model
di
atas.
Model
penafsiran makna
tersebut
dapat
digunakan salah
satu
saja,
dua,
atau
bahkan
ketiga-
tiganya sekaligus untuk keperluan mencari makna.
|