Home Start Back Next End
  
53
Bab 5
Ringkasan
Agama Shinto merupakan salah satu agama tertua dan dianggap sebagai
kepercayaan asli
masyarakat
Jepang
yang
merupakan
kelanjutan
dari
garis
yang
tak
terputus dari
zaman pra sejarah sampai saat
ini. Dalam Shinto dikenal adanya kami yang
dipercaya
sebagai
roh
leluhur
atau
nenek
moyang.
Kami
secara
umum menunjuk
pada
suatu hal yang misterius dan gaib yang  mempunyai kekuatan yang melampaui kekuatan
manusia 
di 
dunia. 
Orang-orang 
di 
Jepang 
rutin 
mengadakan 
persembahan 
yang
bertujuan
untuk
melakukan
penghormatan
kepada roh-roh
leluhur
ini
dan
berharap
bisa
mendapatkan
perlindungan.
Permohonan
doa yang dipanjatkan juga bermaksud untuk
menghindari malapetaka, kesialan serta untuk mendapatkan hasil panen yang baik.
Matsuri merupakan salah satu bentuk perwujudan dari kepercayaan orang jepang
terhadap
agama
Shinto.
Sebagai
salah
satu
bentuk
dari
empat
penegasan
dalam Shinto,
maka
ritual
maupun
kegiatan
dalam perayaan matsuri
memiliki
pengaruh
Shinto
di
dalamnya. Matsuri adalah suatu prosesi atau upacara yang ditujukan untuk memuja roh-
roh leluhur, alam serta perayaan untuk
mengucapkan doa dan rasa syukur demi
kemakmuran
dan
keselamatan.
Dalam setiap
perayaan
matsuri
terdapat
upacara
yang
dilakukan dengan memberikan sajian suci untuk
kami
serta hiburan-hiburan atau
pertunjukan tarian untuk menghibur kami.
Terdapat
tiga
matsuri
terbesar
di
Jepang,
salah
satunya
adalah
festival
Tenjin
Matsuri
di
Osaka
yang
diadakan
untuk
mengusir
roh-roh
jahat
pada
musim
panas
dan
dinyatakan
sebagai bentuk doa
untuk roh Sugawara Michizane. Tenjin Matsuri dimulai
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter