Home Start Back Next End
  
145
staff HR meminta tandatangan persetujuan
manajer
departemen
bersangkutan
dan
manajer
HR. Bagi karyawan
yang
mengajukan cuti
melahirkan,
maka staff HR
meminta
tandatangan
persetujuan
manajer
departemen
dan
manajer HR.
Selanjutnya,
staff
HR
melakukan
konfirmasi
mengenai
diterima
atau ditolaknya pengajuan cuti kepada
karyawan bersangkutan.
Karyawan yang ingin meminjam uang dari perusahaan, langsung menghadap ke
departemen
HR.
Selanjutnya,
staff
HR
membuat
Form Peminjaman
Uang
Sementara
(FPUS) dan meminta tandatangan karyawan tersebut sebagai pemohon pada FPUS.
Setelah itu, staff HR meminta tandatangan persetujuan dari manajer departemen
bersangkutan, direktur dan manajer HR. Setelah disetujui oleh manajer departemen
bersangkutan, direktur dan manajer HR, staff
HR
menyerahkan
FPUS
tersebut
kepada
staff finance.
Aktivitas
lembur
yang
termasuk
dalam
pembayaran
upah,
hanya
berlaku
bagi
karyawan departemen produksi. Jika ada lembur,
kepala
produksi
akan
mencetak
Surat
Pemberitahuan
Lembur
(SPL)
dan
SPL
ini diserahkan
kepada
staff
HR
untuk
dicatat
tanggal  dan  lamanya  waktu  lembur,  dan  disimpan.  Setiap  minggu  staff  HR  akan
membuat laporan lembur yang diserahkan ke staff Accounting.
Absensi dilakukan oleh karyawan dengan diawasi oleh satpam. Absensi
dilakukan pada masuk kerja dan pada saat
pulang kerja dimana karyawan tersebut
memasukkan
kartu
absensi
pada
mesin
absen dan
mesin
absen
tersebut
akan
mencatat
jam masuk ataupun jam pulang. Selanjutnya, staff HR
melakukan pengecekan terhadap
kartu
absen karyawan
dan
mencatat
absensi
karyawan
tersebut,
untuk
menentukan
karyawan yang mendapatkan sanksi keterlambatan. Setiap minggu dan setiap bulan staff
HR membuat laporan absensi dan diserahkan kepada staff accounting.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter