Start Back Next End
  
5
di Indonesia mengalami pertumbuhan yang spektakuler, dengan transaksi
yang mencapai Rp 301,27 triliun atau naik 24,6 % dibanding pada tahun 2010
sebesar Rp 249,7 triliun, pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kredit
real estate, konstruksi, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Kredit Pemilikan
Apartemen (KPA). Menurut data yang diperoleh dari Bank Indonesia, pangsa
pasar untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Kredit Pemilikan
Apartemen (KPA) adalah penyumbang terbesar yaitu sebesar 60,62%, disusul
kredit konstruksi sebesar 28,86%, dan kredit real estate sebesar 14,52%. 
Dengan data yang diperoleh tersebut, dinyatakan bahwa persaingan
bisnis antara perusahaan properti semakin meningkat. Namun disisi lain, dari
hasil wawancara dengan Bapak Edwin Sumarly Haryo selaku HRD PT.
Kantaraya Utama, pada tahun 2013
PT. Kantaraya Utama mengalami
masalah peningkatan absensi yang dilakukan oleh karyawan, hal tersebut
berpengaruh besar pada loyalitas karyawan yang semakin menurun didalam
perusahaan. PT. Kantaraya Utama telah melakukan penilaian kinerja dan
salah satunya berdasarkan absensi karyawan setiap 6 bulan sekali. Dari hasil
wawancara HRD PT. Kantaraya Utama mengatakan bahwa peningkatan
absensi pada tahun 2013 tersebut terjadi pada bulan-bulan tertentu yaitu pada
bulan Juli dan Agustus 2013, pihak HRD mengatakan absensi tersebut berupa
karyawan yang absen (bolos kerja) ataupun izin bekerja. Dengan adanya hasil
wawancara tersebut dapat disimpulkan terjadinya penurunan motivasi kerja
karyawan
yang
terjadi karena adanya faktor kurangnya keterikatan karyawan
dengan anggota perusahaan lain yang dapat berdampak pada tidak adanya
loyalitas karyawan dari dalam diri karyawan itu sendiri. Beberapa hal yang
menjadi penyebab penurunan loyalitas karyawan
yaitu dikarenakan
lingkungan kerja yang kurang kondusif dan kurangnya komunikasi yang baik
antara atasan dan bawahan didalam perusahaan. Masalah lain yang sedang
dihadapi oleh PT. Kantaraya Utama adalah dalam hal budaya kedisplinan
kerja terutama masalah ketepatan waktu masuk jam kerja. Tidak sedikit
karyawan yang telat datang kekantor, sehingga berdampak pada
berkurangnya keefektifan dan efisiensi karyawan dalam bekerja.  
Berdasarkan uraian permasalahan diatas, maka penelitian ini
mengambil tema Peran Keterikatan Karyawan dalam memediasi
pengaruh antara Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan dan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter