|
29
4. Kekuatan Tawar-menawar Pembeli (Buyers)
Para
pembeli,
dengan
kekuatan
yang mereka
miliki,
mampu
mempengaruhi
perusahaan untuk menurunkan harga produk,
meningkatkan
mutu dan
servis,
serta mengadu perusahaan dengan kompetitornya.
5. Kekuatan Tawar-menawar Pemasok (Suppliers)
Pemasok dapat mempengaruhi industri lewat kemampuan mereka menaikkan
harga atau pengurangan kualitas produk atau servis. Pemasok menjadi kuat
apabila beberapa kondisi berikut terpenuhi:
a. Jumlah pemasok sedikit.
b. Produk/servis
yang
ada
adalah
unik
dan
mampu
menciptakan
perbedaan
harga (switching cost) yang besar.
c. Tidak tersedia produk substitusi.
d. Pemasok
mampu
melakukan
integrasi
ke
depan
dan
mengolah
produk
yang dihasilkan menjadi produk yang sama yang dihasilkan perusahaan.
2.5.2
Analisa SWOT (Strenghs, Weakness, Opportunities, Threats)
Menurut Thomson dan Strickland (2001, p.127), metode SWOT
merupakan penelusuran kekuatan dan kelemahan internal perusahaan serta
kesempatan dan acaman yang ditimbulkan oleh lingkungan eksternal perusahaan,
yang kemudian ditarik beberapa kesimpulan mengenai:
1.
Bagaimana
strategi
perusahaan
dapat
diselaraskan
dengan
kemampuan
sumber daya perusahaan dengan kesempatan yang ada dalam pasar.
2.
Seberapa
penting
bagi
perusahaan
untuk
memperbaiki
kelemahan
sumber
daya tertentu dan melindunginya terhadap ancaman tertentu dari pasar.
|