Home Start Back Next End
  
15
j
W1
2.2.2. Arsitektur Neural Network
Menurut
Haykin
(1999,
p21),
neuron-neuron seringkali
diatur
atau
ditata
sedemikian
rupa
dalam
bentuk
layer
atau
lapisan.
Pada
umumnya
neuron-neuron yang
berada  pada 
satu 
layer  berperilaku  sama.  Faktor-faktor  penting 
yang 
menentukan
perilaku
sebuah
neuron
adalah
fungsi
aktivasi
dan
pola-pola
koneksi
bobot
baik
itu
sinyal
input
maupun
sinyal output. Dalam satu
layer,
umumnya setiap
neuron
memiliki
fungsi aktivasi dan juga pola koneksi bobot tersebut.
Pengaturan 
neuron-neuron 
ke 
dalam 
layer-layer 
dan 
pola-pola 
koneksinya
disebut  Arsitektur
Neural  Network.  Neural  Network  sering  diklasifikasikan
sebagai
single
layer
atau
multi
layer.
Dalam
penentuan jumlah
layer,
input
unit
tidak
dihitung
sebagai
layer, karena
tidak
melakukan komputasi. Dengan demikian, jumlah
layer pada
Neural
Network
dapat
didefinisikan
sebagai
“Jumlah
layer-layer
koneksi
bobot
antara
dua unit lapisan”.
Ilustrasi dari single layer network adalah seperti pada Gambar 2.3 berikut:
X1
W
11
W
1m
W
21
Y1
W
12
X2
W
22
Y2
W
2j
W
i1
X
i
W
im
W
n1
X
n
W
2m
W
i2
W
n2
W
ij
Y
j
W
nj
W
nm
Y
m
One layer of Weight -> akan disimpan dalam bentuk MATRIKS BOBOT
(Sumber:
Fausett, 1994 p.13)
Gambar 2.3. Single layer Network
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter