|
Pendekatan ini adalah dengan mengasosiasikan sebuah merek dengan sebuah tipe
pengguna
atau
pelanggan
dari
produk
tersebut.
misalnya
Dimension Kiddies
dikaitkan dengan pemakainya adalah anak-anak
7. Orang terkenal atau khalayakn (Celebrity / person)
Mengaitkan orang
terkenal
atau artis dengan sebuah
merek dapat
mentransfer
asosiasi kuat yang dimiliki oleh orang terkenal ke merek tersebut.
8. Gaya hidup atau kepribadian (Life style / personality)
Asosiasi
sebuah
merek
dengan
suatu
gaya
hidup
dapat
diilhami
oleh
asosiasi para
pelanggan merek tersebut dengan aneka kepribadiaan dan karakteristik gaya
hidup
yang hampir sama.
9. Kelas produk (Product ©lass)
Mengasosiasikan
sebuah merek
menurut
kelas
produknya.
Misalnya: Volvo
mencerminkan nilai berupa prestise, performa tinggi, keamanan, dan lain-lain.
10. Para pesaing (Competitors)
mengetahui pesaing
dan
berusaha
untuk
menyamai
atau
bahkan
mengungguli
pesaing.
11.
Negara atau wilayah geografis (Country / geographic area)
Sebuah
negara
dapat
menjadi
simbol
yang
kuat
asalkan
memiliki
hubungan
yang
erat dengan produk, bahan,
dan kemampuan. Contoh: Prancis diasosiasikan dengan
mode
pakaian
dan
parfum.
Asosiasi
tersebut
dapat
diekploitasikan
dengan
mengaitkan merek pada sebuah negara. Contoh lain, mobil Mercedes
mencerminkan
budaya jerman yang berkualitas tinggi, konsistensi tinggi dan keseriusan tinggi.
|