|
Di
samping memberi
nilai
bagi
konsumen, brand
equity
juga
memberikan
nilai
bagi
perceived quality, dan brand loyalty
sudah sangat kuat, secara otomatis aset brand
equity
lainnya
juga
akan
kuat.
Sebagai
contoh:
kesetiaan
perantara
maupun
perusahaan dalam bentuk: (Durianto, et all, 2004, pp6-8)
¾
Brand equity yang
kuat
dapat
mempertinggi
keberhasilan
program
dalam
memikat
konsumen baru atau merangkul kembali konsumen.
¾
Empat
dimensi
utama
brand
equity
dapat
mempengaruhi
alasan
pembelian
konsumen, setidaknya dapat mengurangi
keinginan atau ransangan konsumen untuk
mencoba merek-merek lain.
¾
Brand loyalty
yang telah diperkuat merupakan hal
penting dalam merespons inovasi
yang dilakukan para pesaing.
¾
Brand
association juga
sangat
penting
sebagai
dasar
strategi
positioning maupun
strategi perluasan produk.
¾
Brand equity yang kuat memungkinkan perusahaan memperoleh margin
yang lebih
tinggi
dengan
menerapkan
premium price
(harga
premium),
dan
mengurangi
ketergantungan pada promosi sehingga dapat diperoleh laba yang lebih tinggi.
¾
Brand
equity
yang
kuat
dapat
digunakan
sebagai
dasar
untuk
pertumbuhan
dan
perluasan
merek
kepada
produk
lainnya
atau menciptakan
bidang bisnis
baru yang
terkait
yang
biayanya akan
jauh
lebih mahal
untuk
dimasuki
tanpa
merek yang
memiliki brand equity tersebut.
¾
Brand equity
yang
kuat dapat meningkatkan penjualan karena mampu menciptakan
loyalitas saluran distribusi.
¾
Aset-aset b®and
equity
lainnya dapat memberikan keuntungan
kompetitif bagi
perusahaan
dengan memanfaatkan celah-celah
yang tidak
dimiliki pesaing.
Biasanya,
bila
dimensi
utama
dari
brand
equity yaitu
brand awareness, brand
association,
|