|
33
Positioning adalahsegala
sesuatu
yang anda
lakukan
terhadap
pikiran calon
konsumen, yakni menempatkan produk itu pada pikiran calon konsumen.
Kartajaya(2003,p145) menyatakan positioning sebagai suatu pernyataan
akan
identitas
suatu
produk,
jasa.
Lembaga,
orang
bahkan
Negara
yang bisa
menghasilkan keunggulan
di
benak
konsumen
yang
ingin
dicapai.
Karena
itu
positioning
harus
membuat
produk,
jasa,
perusahaan,
lembaga,
orang/Negara
itu
jadi dipersepsikan berbeda dari para pesaingnya.
Sedangkan
menurut
Kasali(2001,p527)
berpendapat
bahwa
positioning
adalah
strategi
komunikasi
untuk memasuki
jendela
otak konsumen,
agar
produk/merek/nama anda
yang mengandung arti tertentu yang dalam beberapa segi
mencerminkan keunggulan
terhadap produk/merek/nama lain dalam bentuk
hubungan asosiatif.
Kotler dan Amstrong(2001,p285) berpendapat bahwa positioning merupakan
perumusan
pemposisian
produk
dan
menciptakan
bauran
pemasaran
yang
lebih
rinci.
Penentuan posisi menurut Ries dan Trout (Kotler,2001.p341) yaitu
penentuan posisi
dimulai dengan
produk, suatu produk, jasa,
perusahaan, lembaga,
atau
bahkan
orang.
Tetapi
penentuan
posisi
bukanlah
sesuatu
yang
anda
lakukan
terhadap
produk.
Penentuan
posisi
adalah
apa
yang anda
lakukan
terhadap
pikiran
calon
pelanggan.
Jadi, anda
memposisikan
produk
itu
kedalam
pikiran calon
pelanggan.
Secara umum, perusahaan harus menghindari empat kesalahan utama
dalam penentuan posisi adalah (Kotler,2001,p342) :
a. Penentuan posisi yang kurang (underpositioning):
|