|
21
beraroma dan wangi dari teh. Dengan metode ini orang
lebih menghargai rasa dan aroma teh.
Alat
meminum
teh
ini
dibuat dari
tanah
liat,
disebut
sebagai
Zisha,
dari
Yixing
yang
banyak
digunakan
pada
masa
Dinasti Ming. Struktur dari
tanah
liat
ini dapat
membuat produk
yang
kecil
namun
padat, berguna
untuk
menjaga
kehangatan
dan
daya
tahan
minuman.
Alat
meminum
teh dari
tanah
liat
ini
dibuat
dengan
konsep
kesederhanaan
dan
kesan
pedesaan.
Metode
inilah
yang
berkembang
sebagai
upacara
minum
teh
ala
Cina,
yang
juga
dikombinasikan
dengan
kegiatan
literatur,
kaligrafi,
melukis, dan pembuatan stempel di kebudayaan Cina.
Metode
seperti
ini
adalah
yang
masih
dipakai
dalam
kegiatan sehari-hari di Cina hingga saat ini.
2.1.2.2 Kebudayaan Teh di Inggris
Inggris
merupakan salah
satu
dari
negara
konsumen
teh
terbesar
di
dunia,
dimana
setiap
orangnya
meminum 2,5
kg
per
tahunnya.
Teh
populer
sejak
abad
ke
19
dimana
India
masih
menjadi
koloni
kerajaan Inggris,
dan
mereka
sangat
ingin
mengendalikan
produksi
teh
di
India. Untuk
kebanyakan mayarakat Inggris,
meminum
teh
tidak
dilakukan
dengan
formal,
mereka
meminumnya sebagai
minuman
yang
biasa
dan
akan
diminum sehari-hari tanpa
upacara
tertentu. Mereka meminumnya dengan cangkir atau mug.
|