Home Start Back Next End
  
7
Teh
hijau
merupakan jenis
teh
yang
paling
banyak
diproduksi di Indonesia, namun diolah kembali menjadi teh wangi.
iii. 
Teh Oolong
Proses
oksidasi
dihentikan
di
tengah-tengah antara
teh
hijau dan teh hitam yang biasanya memakan waktu 2-3 hari.
iv. 
Teh Hitam atau Teh Merah
Daun
teh
dibiarkan
teroksidasi secara
penuh
sekitar
2
minggu
hingga 1
bulan.
Teh
hitam
merupakan jenis
teh
yang paling
umum di
Asia Selatan (India, Sri Langka, Bangladesh) dan sebagian
besar
negara-negara di
Afrika
seperti:
Kenya,
Burundi,
Rwanda,
Malawi dan Zimbabwe.
Terjemahan harafiah
dari
aksara
hanzi
untuk
teh
bahasa
Tionghoa (?
?
)
atau
(??)
dalam
bahasa
Jepang
adalah
"teh
merah"
karena
air
teh
sebenarnya berwarna
merah.
Orang
Barat
menyebutnya sebagai
"teh
hitam" karena daun
teh
berwarna
hitam.
Di
Afrika
Selatan,
"teh
merah"
adalah
sebutan untuk
teh
rooibos
yang termasuk golongan teh herbal.
v.   Pu-erh atau Póu léi
Teh   pu-erh   terdiri   dari   dua   jenis:  
"mentah"   dan
"matang."   Teh   pu-erh   yang  
masih  
"mentah"   bisa   langsung
digunakan
untuk
dibuat
teh
atau
disimpan
beberapa
waktu
hingga
"matang".
Selama
penyimpanan, teh
pu-erh
mengalami
oksidasi
mikrobiologi
tahap
kedua.
Teh
pu-erh
"matang"
dibuat
dari
daun
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter