Home Start Back Next End
  
14
pada hitorikko ini.
Belum
lagi kesibukan orangtuanya dalam
bekerja, seringkali
menjadikan kurang adanya komunikasi dengan anak (Janti, 2006).
c.   Penyebab
Hikikomori
yang
Berhubungan
Dengan
Sekolah
(Ijime,
Toukoukyohi, Ujian, Gogatsu Byo, Depresi).
Seperti
yang
sudah
diuraikan sebelumnya, ijime
(memperdaya,
menganiaya
dan
melecehkan anak
yang
dianggap
memiliki
keanehan
dibanding
kawan-
kawannya)
sering
terjadi
pada
seorang
anak
yang
dianggap
berbeda
dari
anak-
anak
lain
di
sekolah.
Anak-anak
yang
mendapat
perlakuan
tidak
mengenakkan
dari
temannya, kebanyakan tidak
mau
melaporkan hal tersebut kepada orang
tua
atau 
gurunya.  Komunikasi  dengan  orang-orang  disekitarnya  bisa 
terhambat
karena si anak merasa bahwa ada sesuatu yang salah yang terjadi dengan dirinya,
tetapi 
ia 
tidak 
mengetahui 
apakah 
hal 
tersebut. 
Akhirnya, 
si 
anak 
akan
melakukan toukoukyohi (menolak
untuk pergi
ke
sekolah disebabkan
oleh
suatu
alasan tertentu) karena
ia
merasa tidak
nyaman dan tidak diterima di sekolah. Si
anak
akan
lebih
nyaman bila
tinggal di
rumah
dan
berada
di
dalam
kamarnya
sendiri. Bila
timbul
rasa percaya dirinya
kembali, ia
akan
mau
pergi
ke
sekolah
kembali, tapi
bila
tidak
muncul rasa
percaya
diri
itu,
ia
akan
melakukan
hikikomori (Janti, 2006).
Ujian-ujian
yang
cukup
berat
juga
menimbulkan
perasaan
tertekan
pada
anak.
Ia
harus
dapat
menguasai pelajaran
yang
diberikan
di
sekolah.
Bila
tidak
dapat,
maka
ia
akan
di
berikan pelajaran
tambahan oleh
ibunya,
yaitu
dengan
memasukkannya ke juku.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter