|
33
4.
Rancang struktur organisasi SCM
Merancang
struktur
organisasi
SCM
berarti
memperjelas
eksistensi
SCM
di
dalam
perusahaan, bukan sebagai
tools di
luar sistem organisasi, karena SCM seharusnya
terintegrasi di dalam operasional perusahaan.
5.
Kembangkan model kolaborasi yang tepat
Agar
dapat
mengembangkan kolaborasi
yang
tepat
maka
pemilihan
mitra
sangatlah
penting. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
memilih
mitra adalah posisi strategik
mitra,
kecocokan
teknologi
operasi,
kecocokan
budaya
organisasi,
dan
kecocokan
teknologi.
Dalam
kolaborasi
perlu
diperhatikan: kolaborasi
internal
yang
kuat
sebelum
melakukan
kolaborasi
dengan
pihak
luar,
seberapa
luas
dan
dalam
kolaborasi
yang
akan
dilakukan,
kemungkinan manfaat
yang
dapat
diperoleh,
serta
kerugian yang mungkin terjadi.
6.
Gunakan alat ukur kinerja yang tepat.
Ciri-ciri
alat
ukur
SCM
yang
baik
adalah:
terhubung
dengan
strategi organisasi,
seimbang
dan
komprehensif, penetapan
target
sebanding
dengan
situasi
internal
maupun
eksternal, target
bersifat
agresif
namun
dapat
dicapai,
dapat
dimonitor
dengan
mudah, dapat
digunakan
untuk
peningkatan produktivitas berkelanjutan, dan
dilaksanakan melalui rencana implementasi formal.
2.2.2
Ciri-ciri SCM
Menurut Lee (Said, 2006, p16-17), SCM bercirikan tiga A, yaitu:
1.
Agilility
berarti
SCM
selain
hemat
juga
lincah
dalam
merespon
setiap
perubahan
terutama yang jangka pendek. Agility bisa dicapai apabila
informasi dikelola secara
|