|
36
2.2.4
Karakteristik e-SCM
Menurut Ross (2003, p19-26), karakteristik e-SCM terdiri dari:
1.
e-SCM menciptakan pandangan baru mengenai fungsi informasi dalam supply chain.
Dimana,
internet
memungkinkan pengumpulan, pencarian, dan pengontrolan atas e-
information dimana pun dan kapan pun.
2.
e-SCM
memungkinkan perusahaan
untuk
memenangi
persaingan
dengan
memperat
hubungan
antar
partner
bisnis.
Dengan
adanya
e-SCM,
kolaborasi dengan
partner
bisnis
lebih
mudah dilakukan (tanpa adanya batasan
waktu dan tempat serta
integrasi
sistem yang mendukung operasional masing-masing perusahaan).
3.
Sinkronisasi
supply
chain
yang
mengutamakan
kecepatan
dan ketepatan
e-
information dari supplier hingga konsumen.
2.2.5
Komponen e-SCM business systems
Komponen e-SCM business systems saat ini mencakup empat produk software,
yaitu:
1.
EBS (Enterprise Business Systems), yaitu software yang
memungkinkan optimalisasi
rantai
nilai
internal
perusahaan,
dengan
mengintegrasikan
sistem
internal
perusahaan.
EBS
tetap
menjadi tulang
punggung
(backbone)
dalam
e-SCM
karena
EBS
mencakup
fungsi
transaksi
dan
informasi
perusahaan.
Contoh
software
EBS
yang
digabungkan
dengan
teknologi
berbasis
web
adalah SCP
(Supply
chain
Planning)-APS
(Advance
Planning
Systems)
yang
menggantikan
fungsi-fungsi
MRP, E-procurement yang
menggantikan
fungsi pembelian persediaan
manual,
CRM yang menjadi pusat layanan konsumen.
|