Home Start Back Next End
  
39
efisiensi
dan
efektifitas
supply
chain
itu
sendiri, proses
mana
yang
memiliki resiko
tinggi/rendah serta proses mana yang memiliki manfaat yang besar/kecil.
5. 
Keputusan strategis
Pada
tahap
ini,
akan
dilakukan
analisis
perusahaan
secara
keseluruhan
dilanjutkan
dengan penyusunan strategi
yang
mencakup aplikasi
berbasis web dan
menyediakan
suatu
cara
baru
dalam
penciptaan
nilai
tambah
bagi
konsumen dan
peningkatan
keunggulan kompetitif perusahaan.
Setelah  tahap  pendahuluan  dilakukan,  selanjutnya  perusahaan  dapat 
melakukan
penstrukturisasian strategi bisnis e-SCM, yaitu melalui tahap:
1. 
Usulan nilai bisnis (business value proposition)
Pada tahap
ini,
dilakukan penyesuaian antara
nilai
yang diharapkan
melalui
strategi
yang sudah terbentuk, dengan teknologi berbasis web yang akan dibangun.
2. 
Portofolio nilai (value portfolio)
Value
portfolio
mencakup:
perancangan
cara
pendistribusian produk
dan
jasa,
pengkonsepan
ide
web
dari
hulu
ke
hilir, perancangan
yang dapat
memberikan nilai
tambah bagi konsumen dan meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan.
3. 
Ruang lingkup kolaborasi
(scope of colaboration)
Strukturisasi ruang lingkup kolaborasi mencakup:
a. 
Pertimbangan
dimensi
kolaborasi, pengkajian
ulang
sistem
berkaitan
dengan
dimensi
vertikal
(penyediaan
barang/jasa dari
hulu
ke
hilir)
dan
horizontal
(hubungan antar partner bisnis ) yang hendak dicapai.
b.   Penentuan kekuatan kolaborasi
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter