|
15
hanya
satu
kelompok)
agar lebih
produktif.
Organisasi
akan
lebih
efektif belajar
dari
pengalaman
dan
melakukan
perubahan
apabila anggotanya dilibatkan
dalam
proses
pengumpulan
data dan
proses
pengambilan
keputusan.
TQM
menambahkan
dua unsur,
yaitu
titik
berat
pada kualitas
dan
menuntut
hasil
yang
dapat diukur.
8.
Budaya Perusahaan.
adalah pola
nilai-nilai, keyakinan dan
harapan yang tertanam
dan
berkembang pada
diri
anggota
organisasi
mengenai
pekerjaannya.
TQM
mengembangkan
konsep
tersebut
di
mana
budaya
perusahaan terdiri
dari
dua
komponen dasar, yaitu keyakinan dan nilai-nilai (values)
9. Teori kepemimpinan baru. Menurut teori baru, pemimpin dituntut untuk
memetakan
pandangannya
ke
depan
(vision), manajer
dituntut
untuk
merealisasikan
visi
tersebut.
Memimpin
berarti menciptakan
dinamika
organisasi
yang
kondusif
agar
para
anggota mau
dan
komitmen
terhadap
tujuan
organisasi.
Melakukan
manajemen
berarti
menata,
mengarahkan
serta mengendalikan
para
anggota secara sistematis agar tujuan organisasi tercapai. TQM mendasarkan pada
teori
kepemimpinan
tersebut
di
mana pimpinan
harus
mempunyai strategic
vision
yang baik.
10.
Perencanaan
Strategis.
Perencanaan
strategis
adalah
suatu
proses
di
mana
pimpinan puncak organisasi
menggambarkan
masa depan organisasi tersebut dan
mengembangkan
prosedur
yang diperlukan
beserta
pengoperasiannya.
TQM
ber-
pendapat
bahwa
data
yang
penting
untuk
perencanaan
harus
berasal
dari
yang
|