Home Start Back Next End
  
12
-
Internal
Failure
Cost, yaitu
seperti
skrap,
rework,
retest
down
time,
dll.
Biaya tidak akan
terjadi
bila
tidak ada
defects
yang diketemukan dalam
produk yang dihasilkan sebelum diterimakan ke pelanggan (customer).
-
External Failure
Cost,
yaitu
biaya
yang dikeluarkan akibat
defects
yang
diketemukan
setelah
barang
dikirim/
didistribusikan
dan
diterima oleh
customer seperti
halnya
dengan
warranty
charges,
returned
material/product,
compaint adjustment, dan lain-lain.
Biaya-biaya
yang
dikeluarkan
untuk
melakukan
tindakan-tindakan
pencegahan
sebelum
kesalahan
terjadi
(preventive cost)
seperti
pelatihan
operator,
kelengkapan peralatan kerja instruksi kerja, inspeksi yang tepat, dan lain-lain.
Biaya-biaya
yang dikeluarkan
untuk pelaksanaan kegiatan
inspeksi dan evaluasi
produk (inspection/appraisal
cost)
Berdasarkan
suatu
penelitian,
maka
total
quality cost
yang terdiri
atas
failure
cost,
preventive cost
dan
inspection cost
tersebut
di atas akan
meliputi sekitar 15 % dari total
production cost, dengan perincian detail sebagai berikut:
Failure cost
. : 70 %
Preventive cost
:   5 %
Inspection/Appraisal cost   :   25 %
Total Quality Cost :
100 %
Pengertian mengenai
biaya
yang dikeluarkan untuk
kegiatan
pengendalian
kualitas
(quality cost)
akan
selalu
dikaitkan
dengan
produk-produk
cacat
(defect),
yaitu
biaya
untuk menemukan, memperbaiki dan menghindari/mencegah cacat.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter