Home Start Back Next End
  
7
upacara-upacara
ritual
dengan
ritme
yang
tetap
dan
datar.
Jadi, Maggaligo
berarti
menembangkan La Galigo sedangkan Paggaligo adalah sang penembangnya. Sementara
bila menyebutkan I La Galigo adalah nama tokoh yang terdapat pada naskah La Galigo.
Penyebaran La
Galigo
diturunkan
melalui
dua
tradisi
yakni
tradisi
tulis
dan
tradisi
lisan. Text-text
Galigo
yang
lisan
kemudian
ditulisankan dengan tujuan
menjaganya terhindar dari kepunahan. Tradisi lisan tersebut tersebar hampir pada semua
etnik
di
Nusantara.
Salah
satu
ciri tradisi
lisannya
adalah
bersifat
migratoris,
yaitu
berpindah dari satu tempat ke tempat lain, kemudian menyesuaikan diri dan beradaptasi
dengan budaya setempat, itulah kemudian yang menyebabkan munculnya berbagai versi
cerita La Galigo. Selain itu, penyampaiannya yang secara lisan juga dapat menyebabkan
terjadinya distorsi pada cerita tersebut.
Gambaran
tersebut
telah
memperlihatkan
bahwa
cerita La
Galigo
telah
menoreh   sejarah   yang   panjang   dan   meninggalkan   jejak-jejaknya   dalam   bentuk
peradaban manusia secara universal di setiap tempat persinggahannya.
2.2.3 Ringkasan Cerita
Versi
pokok
I
La
Galigo
dimulai
dengan
cerita
penjaga
ayam
bersaudara
yang turun dari Boting Langiq kedunia dan menemukan bahwa dunia sangat sunyi,
mereka pun memberitahukannya kepada Tuan mereka Patotoqé sang penguasa langit.
Maka dari itu Patotoqé menerima
usulan tersebut dengan mengadakan rapat para dewa
terlebih
dahulu
untuk
memutuskan
siapa
yang
akan
diturunkan
kebumi
dan
menjadi
tunas  mereka.  Maka  hasil  rapat  diputuskanlah  bahwa  Batara  Guru,  putera  sulung
Patotoqé
yang
akan
diturunkan ke bumi. Pada hari turunnya Batara
Guru
ke
bumi,
ia
melemparkan benda-benda yang dititipkan Patotoqé padanya sembari turun kebumi. Dan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter