|
22
sama dan menggunakan standar yang sama pula.
Salah satu pelaku tidak
harus
menunggu
partner lain
mereka
untuk
mengirim
data. Model
yang umum digunakan adalah Pee®-to-Peer,
dimana
processing
intelligence
dapat di distribusikan di kedua pelaku bisnis.
Pada Business to Consumer (B2C), mempunyai karakteristik sebagai berikut :
Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan secara umum pula.
Service
yang dilakukan
juga
bersifat
umum,
sehingga
mekanismennya
dapat
digunakan
oleh
orang
banyak.
Contoh
:
saat
ini
sistem
web
sudah
umum
digunakan
masyarakat
maka sistem yang digunakan adalah sistem web.
Pelayanan yang diberikan adalah berdasar permintaan. Konsumen berinisiatif
sedangkan
produsen
harus
siap
memberikan
respon
terhadap
inisiatif
konsumen
tersebut.
Sering
dilakukan
sistem
pendekatan
client-server, dimana
konsumen
di
pihak
client menggunakan
sistem yang
minimal
(berbasis
web) dan
penyedia
barang
/
jasa
(business procedure) berada di pihak server.
2.4.2 Manfaat E-Commerce
E-Commerce dapat memberikan banyak manfaat, baik bagi pihak konsumen maupun
bagi
pihak
perusahaan
yang
menjalankan
e-commerce serta
bagi
masyarakat
sebagai
penggunaan e-commerce. ( Turban, 2000, p15).
Manfaat e-commerce bagi perusahaan :
Dapat mengembangkan
pemasarannya secara nasional dan internasional mengurangi
biaya
pembuatan,
pemrosesan,
pendistribusian,
penyimpanan,
dan perolehan data
yang
berbasis informasi.
Memberikan kemampuan untuk
menciptakan
peluang
bisnis
yang
sangat
khusus
melalui situs di
internet. Mempercepat perputaran waktu anta®a
pengeluaran modal
dan
|