Home Start Back Next End
  
30
Ada beberapa perbedaan penting antar EFE dan CPM:
Faktor
keberhasilan
kritis
dalam
CPM
lebih
luas,
hal
itu
tidak
mencakup
data
spesifik  atau 
faktual  dan  bahkan  mungkin  memfokuskan 
diri  pada  isu-isu
internal.
Faktor-faktor  keberhasilan 
kritis  dari  CPM  juga  tidak  dikelompokkan 
dalam
peluang dan ancaman seperti EFE.
Pemeringkatan
dan
total
nilai
yang
dibobot
untuk
perusahaan
pesaing
dapat
dibandingkan dengan
perusahaan sampel. Analisis perbandingan ini memberikan
informasi strategis internal yang penting.
Faktor-faktor  yang  sering  terdapat  dalam  analisis  ini  antara  lain  luasnya  lini
produksi,    keefektifan  distribusi  penjualan,  keunggulan  hak  cipta  dan  paten.  Letak
fasilitas-fasilitas,
kapasitas
dan efisiensi produksi,
pengalaman,
hubungan serikat
buruh,
keunggulan
teknologi,
dan keahlian
e-commerce. Tujuan
dari CPM
ini
bukanlah
untuk
memperoleh angka,
tetapi
untuk
mencerna
dan
menilai
informasi
dengan
cara
yang
bermakna sehingga membantu dalam pembuatan keputusan.
Tabel 2.6.1.3 Contoh Tabel CPM
Sumber : David (2006, p147)
Faktor
penentu
keberhasilan
bobot
perusahaan
Pesaing 2
Pesaing 3
peringkat
nilai
peringkat
nilai
Peringkat
nilai
2.6.2 Tahap Pencocokan
Strategi
terkadang
didefinisikan sebagai
upaya memadukan sumber
daya
dan
ketrampilan internal dengan peluang dan resiko yang diciptakan oleh faktor-faktor
ekternal.
Tahap
pencocokan
dari
kerangka
perumusan
strategi
terdiri
dari
lima
teknik
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter