|
58
kesukaan yang lebih fokus. Hal ini mungkin terjadi, jika hanya sebagian dari
pelanggan
perusahaan
tersebut
menggunkan
Internet
untuk melakukan
pembelian. Pelanggan-pelanggan
ini mungkin
menunjukkan
peningkatan
pilihan
dengan menggunakan
Internet
tetapi
biasanya masih memperlihatkan
pilihan pembelian yang sama seperti pelanggan offline.
3.
Bleed-over
Targeting.
Fokus
utama
perusahaan
mancakup
sebagian
besar dari segmen offline
dan sebagian dari segmen pelanggan
baru.
Segmen
yang
ditargetkan dapat
mencakup
individu-individu
yang
mungkin
sebelumnya diabaikan pada pilihan
target segmen offline dikarenakan on-line
sekarang
menawarkan
sesuatu
yang
memikat
untuk
menarik pelanggan-
pelanggan tersebut.
4.
New-opportunity
Targeting.
Perusahaan
akan
memilih
segmen
pasar
yang
sepenuhnya
baru,
target segmen
benar-benar
berbeda seluruhnya
dimana pelanggan menghadirkan kebutuhan dan pilihan yang berbeda dari
segmen
offline yang
tradisional. Skenario
ini
mungkin
terjadi
ketika
terdapat
produk-produk yang berbeda, hal yanga baru untuk pelanggan dengan lokasi
geografis
yang
berbeda,
atau
jika pemasaran sebelumnya
tidak
mampu
menjangkau dan mempengaruhi persepsi produk.
3. Positioning
merupakan bagaimana perusahaan mempengaruhi
pelanggan,
mendesain
pesan-pesan pemasaran
sehingga
sebuah
produk
yang
ditawarkan
dapat
dianggap
unik
dan
bernilai
oleh
pelanggan.
Strategi
untuk
pelanggan
merupakan
kombinasi
dari
strategi produk,
jaringan
pemasaran,
harga,
dan
promosi
yang
membutuhkan
differensiasi.
|