|
15
Secara
tradisional
fungsi primer
kemasan adalah untuk
memuat dan
melindungi
produk.
Namun
dalam beberapa waktu
terakhir
ini,
banyak
factor
yang
membuat
pengemasan menjadi
alat pemasaran
yang
penting.
Kemasan
yang
diranang dengan
baik
dapat menciptakan kenyaman dan nilai promosi. Perusahaan harus memasukan
pengemasan sebagai senjata pemberian gaya, khususnya dalam produk makanan, kosmetik,
perlengkapan mandi,
dan peralatan
kecil
konsumen. Menurut
(Philip
Kotler
dan Kell,
2007,
p30)
kemasan
merupakan hal pertama
yang
dihadapi
pembeli
menyangkut produk
dan
mampu mengubah pembeli untuk membeli atau tidak.
Mengembangkan pengemasan yang baik untuk produk baru memerlukan banyak
pembuatan
keputusan.
Pertama,
perusahaan harus
menyusun
konsep
pengemasan,
yang
menyatakan bagaimana
kemasan
itu seharusnya
dan
apa
keuntungan
yang
dihasolkan
kemasan
bagi
produk
tersebut.
Keputusan
lainnya yang
harus dibuat
adalah
keputusan
mengenai
elemen
spesifik
dari
kemasan
seperti
ukuran,
bentuk,
bahan, warna
teks,
dan
merek
dagang.
Berbagai
elemen
ini
harus
bekerja sama untuk
mendukung
posisis
produk
serta
strategi pemasran. Kemasan
harus
konsisten dengan
iklan,
penetapan harga
dan
distribusi produk tersebut.
2.5.1
Fungsi Pengemasan
Menurut (Lamb, Hair, McDaniel, 2001, p432-434) fungsi pengemasan adalah :
1.
Memuat dan melindungi produk
Fungsi
dari pengemasan adalah
untuk memuat
produk
yang cair, dalam
bentuk butiran,
atau sebaliknya
dapat
dibagi
agar
tetap
terlindungi.
Perilndungan
fisik
adalah
fungsi
pengemasan yang
jelas
kelihatannya.
Kemasan
melindungi
produk
dari
kemungkinan
kerusakan, penguapan, pembusukan, cahaya panas, dan banyak kondisi lainnya.
|