Home Start Back Next End
  
22
Menurut
Hermawan Kartajaya
(2005,
p.182)
merek tidak sekedar nama
bukan juga
logo  atau  simbol.  Merek  adalah  payung  yang  mempresentasikan  sebuah  produk  atau
layanan.
Merek
juga
merupakan
cermin nilai
yang
diberikan
perusahaan
kepada
pelanggan.
Konsumen
dalam
memenuhi
kebutuhannya
membeli
produk
dengan
merek tertentu,
kalau
merek
pilihan konsumen
itu
dapat
memuaskan
kebutuhannya,
maka
konsumen mempunyai
ingatan yang dalam terhadap merek dan kesetiaan konsumen mulai berkembang. Jika pilihan
merek itu tidak dapat memuaskan kebutuhan konsumen, maka pada pembelian berikutnya
merek itu tidak akan dipih kembali.
Menurut
Durianto
(et.al
2004,
p.126)
“Loyalitas
merek
merupakan
suatu
ukuran
keterkaitan
pelanggan kepada sebuah merek. Ukuran
ini
menggambarkan tentang
mungkin
tidaknya  seorang  pelanggan  beralih  ke  merek  produk  lain.  Terutama  jika  pada  merek
tersebut didapati adanya perubahan baik menyangkut harga ataupun atribut lainnya.
Menurut Mowen
(2002, p.109)
bahwa
loyalitas
dapat
didasarkan
pada
perilaku
pembelian
aktual produk yang dikaitkan dengan proporsi pembelian.
Menurut
Tjiptowo
(2005, p.387)
mengemukan
bahwa
loyalitas merek
merupakan
komitmen
yang
dipegang
teguh
untuk
membeli
ulang
atau
berlangganan
dengan
produk
atau
jasa
yang
disukai secara
konsisten
dimasa
yang
mendatang,
sehingga menimbulkan
pembelian
merek
yang sama
secara
berulang
meskipun
pengaruh
situasional
dan
upaya
pemasaran berpotensi menyebabkan perilaku beralih merek.
Dari
sudut
pandang
strategi
pemasaran
loyalitas
merek
adalah
suatu
konsepyang
sangat
penting
khususnya
pada
kondisi
pasar
dengan
tingkat pertumbuhan yang
sangat
rendah namun
persaingannya sangat
ketat saat ini,
keberadaan
konsumen
yang loyal sangat
dibutuhkan
oleh
perusahaan
agar
dapat
bertahan
hidup
dan
upaya
mempertahankan
ini
sering
menjadi
strategi yang
jauh
lebih
efektif dibandingkan
upaya
menarik
pelanggan-
pelanggan yang baru.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter