|
23
2.3.1.2 Tahap-tahap Loyalitas Merek
Menurut Dhammesta (1999, pp.77-84) loyalitas merek dibagi 4, yaitu :
-
Tahap pertama
Loyalitas kognitif, pada tahapan ini konsumen menggunakan basis informasi secara memaksa
menunjuk pada suatu merek atas merek lainnya. Jadi loyalitasnya didasarkan pada keyakinan
konsumen terhadap basis informasi yang dicerminkan oleh kualitas merek. Loyalitas tahap ini
bukan merupakan bentuk loyalitas yang kuat.
-
Tahap kedua
Loyalitas afektif,
pada
tahapan
ini
berkaitan
dengan
sikap
konsumen
yang didorong
oleh
kepuasan
dan
kesukaan
konsumen.
Loyalitas tahap
ini
jauh
lebih
sulit
berubah
karena
loyalitasnya sudah masuk ke dalam benak konsumen sebagai sikap. Namun demikian
loyalitas afektif masih belum menjamin adanya
loyalitas.
Loyalitas tahap ini dicerminkan oleh
tingkat kesukaan konsumen, tingkat kepuasaan konsumen.
-
Tahap ketiga
Loyalitas
konatif
merupakan
kondisi
konsumen
yang
loyal
yang
dipengaruhi
oleh
niatan
untuk melakukan sesuatu (dimensi
konatif) yang mencakup niat atau komitmen yang tinggi
untuk melakukan pembelian. Jenis loyalitas ini sudah melampaui loyalitas afektif.
Niat
untuk
melakukan pembelian ulang dianggap sebagai tanda awal munculnya loyalitas.
-
Tahap keempat : Loyalitas tindakan
yaitu tahap dimana aspek
konatif atau niat melakukan
telah mengalami perkembangan, yaitu dikonversi menjadi perilaku atau tindakan.
2.3.1.3 Ukuran Loyalitas Merek
Menurut
Durianto (2001, p.132) menyatakan bahwa terdapat beberapa pendekatan-
pendekatan
yang
digunakan
untuk
mengukur loyalitas,
pendekatan-pendekatan
tersebut
adalah :
|