|
11
Menurut
Shiffman
dan
Kanuk
(2004,
p.6) Suatu
perilaku
konsumen
terpusat
cara
individu
mengambil
keputusan untuk memanfaatkan
sumber
daya
mereka
yang
tersedia
(waktu,
uang,
usaha)
guna
untuk membeli
barang-barang yang
berhubungan
dengan
konsumsi.
Jadi
dapat
disimpulkan,
perilaku
konsumen
adalah
segala
tindakan
yang
berhubungan dengan
proses
mendapatkan,
mengkonsumsi
dan menghabiskan
produk
atau
jasa oleh individu atau
kelompok, termasuk proses
keputusan sebelum atau sesudah
tindakan tersebut.
2.2.1.2 Jenis Perilaku Pembelian Konsumen
Menurut
Kotler
(2001,
pp.219-220)
menyatakan
bahwa
terdapat
beberapa jenis
perilaku
membeli
berdasarkan
tingkat
keterlibatan
pembeli
dan
tingkat
perbedaan
merek
yaitu :
1. Perilaku membeli yang kompleks
Merupakan model
perilaku
pembelian
yang
mempunyai
ciri-ciri,
sebagai
berikut:
terdapat
keterlibatan mendalam
oleh
konsumen dalam memilih
produk
yang
akan
dibeli
dan
adanya
perbedaan
pandangan
yang
signifikan
terhadap merek
yang
satu
dengan
merek
yang
lain.
Konsumen menerapkan perilaku membeli yang
kompleks ketika mereka
benar- benar
terlibat dalam pembelian
dan mempunyai
pandangan yang berbeda antara merek
yang satu
dengan
yang lain.
Keterlibatan konsumen
mencerminkan bahwa produk
yang akan dibelinya
merupakan produk yang mahal, beresiko, jarang dibeli, dan sangat menonjolkan ekspresi diri
konsumen
yang
bersangkutan.
Dalam hal
ini,
konsumen
harus
banyak
belajar
mengenai
kategori
produk
tersebut.
Konsumen
akan
melalui
proses
belajar,
mengembangkan
keyakinan
tentang
produknya,
menentukan
sikap dan
kemudian
menentukan
pilihan
pembelian yang mana telah dipikirkan dengan benar.
2. Perilaku membeli mengurangi ketidakcocokan
|