Home Start Back Next End
  
16
informasi
tentang
suatu
merek.
Slogan merupakan
suatu
alat
yang
dirasa
kuat
untuk bersaing dengan merek lain.
2.   Mengingat kembali iklan secara spontan
Bila
konsumen
hanya
ditunjukkan
oleh kategori
produk
dan
konsumen
secara
spontan
mengingat
kembali
iklan
dengan
menyebut
merek
dan
pesan
yang
tepat, hal ini akan lebih banyak tentang kekuatan koneksi dalam ingatan
konsumen
dibanding
jika
mereka
hanya
mampu mengenali
iklan.
Dibutuhkan
komunikasi
yang lebih kuat agar bisa mengingat
kembali rincian iklan dibanding
sekedar bisa mengenali iklan.
3.   Asosiasi merek dengan iklan
Pengukuran
asosiasi merek
dan
iklan
yang
benar
sangat
penting
karena
merupakan
faktor
kunci
bagi
kita
untuk
mengingat
kembali
dan menceritakan
iklan secara detail, tetapi akan
keliru jika mengaitkan ingatan
kita dengan merek
yang salah.
4.   Pengantaran pesan
Pengantaran pesan
dapat
dilakukan dengan cara
induktif yaitu
dengan
mengetahui
kekuatan
dan
kelemahan
produk-merek
melalui pembicaraan
langsung  (melalui 
focus
group
discussion)
dan  cara 
deduktif 
yaitu  metode
penciptaan isi
pesan iklan dengan asumsi bahwa pembelian mengharapkan satu
dari keempat jenis timbal balik
produk,
di antaranya rasional, sensasi, sosial dan
kepuasan
diri.
Jika
kita
telah
menemukan
orang yang
menonton
iklan
dan
mengaitkan
iklan
dengan
merek
yang benar
tetapi
penyampaian
pesan
tidak
sesuai dengan yang kita harapkan, berarti menyatakan bahwa iklan itu lemah.
5.   Kepercayaan atas merek
Kegagalan untuk menguatkan citra merek (brand image) pada atribut bisa terjadi
bila
orang
punya
alasan
untuk
tidak
mempercayai
pesan.
Konsistensi
pesan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter