|
28
Singkat
dari
proposisi
nilai identitas merek
yang
didefinisikan
Aaker
sebagai
sebuah pernyataan fungsional, emosional, dan ekspresi diri, disampaikan oleh
merek yang memberikan nilai kepada pelanggan. Proposisi nilai yang efektif harus
mengarah pada hubungan pelanggan dengan merek dan juga keputusan pembelian.
2.1.6.3 Strategi Merek
Strategi merek menurut Kotler (2003, p431) adalah sebagai berikut :
1. Merek baru (new brand)
Sebuah
perusahaan
dapat
menciptakan
sebuah nama
merek baru
ketika
memasuki sebuah kategori produk baru. Strategi ini dapat dilakukan karena tidak
ada nama merek yang sesuai.
2. Multi merek (multi brand)
Strategi
ini dilakukan
bila
perusahaan ingin
mengelola
berbagai
nama
merek
dalam
kategori
yang ada
untuk mengembangkan
fungsi
dan
manfaat
yang
berbeda.
3. Perluasan merek (brand extention)
Strategi
ini
dilakukan
dengan
menggunakan sebuah
nama
merek
yang sudah
berhasil untuk
meluncurkan
produk
baru
atau
produk
yang
dimodifikasi
dalam
kategori baru.
4. Perluasan lini (line extention)
Strategi
ini
dapat
dilakukan
dengan cara
memperkenalkan
berbagai
macam
feature
atau tambahan
variasi
produk seperti
rasa, bentuk,
warna
atau
ukuran
kemasan
baru
dalam sebuah
kategori produk
yang sudah ada
di
bawah
nama
merek yang sudah ada.
|