|
36
dorongan.
Dalam
kasus
kedua,
kebutuhan
ditimbulkan
oleh
rangsangan
eksternal.
b.
Pencarian informasi
Konsumen yang tergugah
kebutuhannya akan terdorong untuk mencari informasi
yang
lebih
banyak.
Kita
dapat
membaginya
ke dalam
dua
tingkat.
Situasi
pencarian
informasi
yang
lebih
ringan
dinamakan
perhatian menguat.
Pada
tingkat
itu
seseorang
hanya
menjadi lebih
peka
terhadap
informasi
tentang
produk.
Pada tingkat
selanjutnya,
orang
itu
mungkin
memasuki pencarian aktif
informasi,
mencari
bahan bacaan,
menelepon
teman,
dan
mengunjungi
toko
untuk
mempelajari
produk.
melalui pengumpulan
informasi,
konsumen
mengetahui
tentang
merek-merek
yang
bersaing dan
keistimewaan
merek
tersebut.
c. Evaluasi alternatif
Beberapa
konsep
dasar
akan
membantu kita
untuk memahami proses
evaluasi
konsumen : pertama, konsumen berusaha untuk memenuhi suatu kebutuhan.
Kedua,
konsumen
mencari
manfaat
tertentu
dari
solusi
produk.
Ketiga,
konsumen memandang masing-masing produk sebagai kumpulan atribut dengan
kemampuan yang
berbeda-beda
dalam
memberikan
manfaat
yang
digunakan
untuk memuaskan kebutuhan itu. Para
konsumen memiliki sikap
yang berbeda-
beda
dalam memandang atribut-atribut yang
dianggap
relevan dan
penting.
Mereka
akan memberikan perhatian
terbesar
pada
atribut
yang
memberikan
manfaat
yang
dicarinya. Konsumen
mengembangkan
sekumpulan
keyakinan
merek tentang dimana posisi setiap merek dalam masing-masing atribut.
d.
Keputusan pembelian
Dalam
tahap evaluasi,
konsumen membentuk preferensi atas
merek-merek
dalam
kumpulan
pilihan.
Konsumen
juga
mungkin
membentuk
niat
untuk
|