![]() 17
Secara garis besar urutan pengukuran waktu kerja dapat digambarkan sebagai
berikut :
Gambar 2.1 Urutan pengukuran waktu kerja
2.2.
Pengukuran Kerja Langsung
Pengukuran
waktu
kerja
dengan
stopwatch
ini
diperkenalkan
pertama
kali
oleh
Frederick W.
Taylor sekitar abad 19.
Metode sangat baik
untuk diaplikasikan pada
pekerjaan
yang
berlangsung
singkat
dan
berulang-ulang. Dari
hasil
pengukuran
akan
didapatkan
waktu
baku
untuk
menyelesaikan suatu
siklus
pekerjaan,
dimana
waktu
ini
dipergunakan sebagai standar bagi semua pekerja dalam melaksanakan pekerjaan.
Langkah-langkah sistematis
dalam
melakukan
aktivitas
pengukuran
waktu
baku adalah sebagai berikut :
Definisi pekerjaan yang akan diteliti untuk diukur
waktunya dan beritahukan maksud
dan
tujuan pengukuran
ini kepada pekerja
yang dipilih
untuk diamati dan supervisor
yang ada.
Catat
semua
informasi
yang
berkaitan
erat
dengan
penyelesaian
pekerjaan
seperti
layout, karakteristik/spesifikasi mesin atau peralatan kerja lain yang digunakan.
|