|
18
menjadi
berbicara
dengan
bentuk
biasa
(yang
biasanya
diakhiri
dengan
?
dan
lainnya).
4. Manfaat pemberian martabat atau wibawa kepada penutur: terhadap penutur
yang dapat
menguasai
ungkapan penghormatan secara bebas memiliki
martabat.
Oleh karena itu ungkapan penghormatan banyak juga mengungkapkan level
pendidikan dan tingginya lapisan dari
masyarakat, ada juga wanita yang banyak
menggunakan ungkapan penghormatan untuk manfaat seperti ini.
5. Manfaat
lelucon, ejekan, sindiran: saat berbicara dengan rekan kerja
yang akrab,
terlihat waktu lawan bicara tiba-tiba
menggunakan
pengungkapan
rasa
hormat
yang tinggi.
Ungkapan
penghormatan
dibagi
menjadi
tiga
(Hirabayashi
dan
Hama,
1992:
4,
14-
15) :
1. Kata Sopan-santun atau teineigo (???).
2. Kata Penghormatan atau sonkeigo (???).
3. Ungkapan Kerendahan Hati atau kenjougo (???).
2.3.1
Teori Teineigo atau Kata Sopan-santun(??? )
???(??·????)
|