|
19
?????????????????????????????????
?????????????????????????????????
??????????????????????????????
Bentuk Sopan-santun (bentuk desu atau masu)
Bentuk sopan-santun adalah bentuk ungkapan rasa hormat terhadap petutur. Oleh
karena
itu,
digunakan
pada
saat
berbicara
dengan
orang
yang
tidak
akrab
dan
orang diluar kelompok. Selain itu apabila bentuk sopan-santun digunakan
bersamaan dengan kata penghormatan dan ungkapan perendahan hati, dapat lebih
lagi mempertinggi rasa hormat.
2.3.2
Teori Sonkeigo atau Kata Penghormatan(???)
?????????????·????????(??????????
?????????)????????????????????????
??????????????????·??????????????
???????????
Kata
penghormatan
adalah
kata
yang
ketika
orang
yang
dituakan,
orang
yang
harus dihormati (orang yang tidak akrab, orang diluar kelompok, orang yang harus
dihormati) menjadi penutur maupun topik pembicaraan, kepunyaan, posisi, selain
itu sifat dan perilaku orang tersebut yang dihubungkan oleh keadaan, hal tersebut
diungkapkan dengan rasa hormat yang tinggi.
Terdapat
4
tata
cara
penggunaan
sonkeigo
atau
kata
penghormatan
Menurut
Hirabayashi dan Hama (1992: 14) :
1. Cara
mengucapkan
sebutan pihak
lawan bicara: ??? (okaasan), ?????
(kochira no kata).
2. Cara
mengucapkan
sebutan
kepemilikan,
kepunyaan
pihak
lawan
bicara:
??
(otaku), ??? (okangae), ??? (goryoushin).
|