|
14
hasil analisis teks asli diperoleh makna. Makna ini kemudian diungkapkan kembali
dengan mempertimbangkan segi-segi leksikon, struktur gramatikal, konteks situasi
dan konteks budaya bahasa sasaran sehingga didapatkan teks hasil terjemahan.
Menurut
Soesilo
dalam Purwo
(1990:
187-188),
langkah-langkah
yang
harus
ditempuh penerjemah untuk menghasilkan terjemahan yang dapat mencapai
tujuannya secara maksimal adalah sebagai berikut :
1. Mencoba
memahami
makna yang terkandung dalam
naskah sumber.
Sehingga
penerjemah
harus
menganalisis
pesan
yang
terkandung
di
dalam
teks yang akan diterjemahkannya. Penerjemah harus menafsirkan apa yang
dimaksudkan
penulis
dalam naskah
sumber
menurut
konteks
sejarah
dan
kebudayaan aslinya.
2. Mengalihkan
unsur-unsur
bahasa
yang
terkandung
di
dalam
makna
bahasa
sumber ke dalam bahasa sasaran.
3. Unsur-unsur
yang
sudah
dialihkan
tadi
disusun
kembali
menurut
kosa
kata,
tata bahasa, dan stilistika yang umum dan wajar dalam bahasa sasaran.
Menurut Effendi (2004: 25), ada tiga persyaratan yang harus dipenuhi oleh
seorang penerjemah untuk dapat menangani pekerjaan terjemahan dengan baik, yaitu:
1. Kemampuan menangkap pesan dari teks bahasa sumber.
2. Kemampuan mentransformasi pesan.
3. Kemampuan mengedit dalam bahasa target.
|