|
25
instan
di
Ramayana
Semarang.
Faktor iklan
berpengaruh
secara
individual
terhadap
keputusan perpindahan merek mie instan di Ramayana Swalayan Semarang.
2. Penelitian
yang dilakukan oleh
Dyah Ayu (2004),
meneliti
tentang pengaruh
harga,
iklan,
dan
ketidakpuasan pascakonsumsi terhadap
perpindahan
merek Shampo.
Penelitian
tersebut
menggunakan
alat Regrasi
Berganda,
dengan
mengambil
sampel
pada
pelanggan
Alfa
Toko
Gudang
Rabat,
dengan
jumlah
sebanyak
100
responden.
Hasil
penelitian
menunjukkan
bahwa
pengaruh yang
paling
dominan
adalah
variabel
ketidakpuasan
pasca
konsumsi,
kedua
adalah variabel
harga,
dan
yang
terkecil
pengaruhnya
adalah
varebel
iklan.
Dari
persamaan regresi
yang
ditampilkan
juga
menunjukkan bahwa nilai konstanta pada persamaan sebesar 5,136. Hal ini berarti ada
pengaruh
nilai
selain
yang
mempengaruhi konsumen
dalam
melakukan
perpindahan
merek sampo.
3.
Penelitian yang dilakukan oleh Atik Yuniarti (2004), meneliti tentang Perilaku
Berpindah Merek Konsumen dalam Pembelian Produk Sabun Mandi. Variabel yang
digunakan antara
lain ketidakpuasan,
harga,
iklan,
dan keinginan
mencari variasi.
Penelitian
ini menggunakan
alat Regresi
Berganda
dengan
mengambil
sampel
pada
mahasiswa
Undip,
dengan responden berjumlah
100
orang
mahasiswa.
Hasil
dari
penelitian
tersebut
adalah
bahwa
dari
keempat
variabel
yang diuji
hanya
variabel
ketidakpuasan
yang
signifikan
secara parsial,
akan tetapi
secara
simultan
keempat
variabel berpengaruh positif terhadap keputusan perpindahan merek oleh konsumen.
4. Anhar
(2008)
dengan judul
penelitian Analisis Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi
Keputusan
Perpindahan
Merek
Mie
Instan
(Studi
Kasus
pada
|