|
35
menimbulkan
fanatisme
tertentu
dari para konsumen terhadap produk
apapun
yang ditawarkan oleh
perusahaan atau
organisasi tersebut.
g. Mutu yang
dirasakan
Mutu
mempunyai
banyak
dimensi
yang
bersifat
subyektif.
Sebagai
produsen,
kita
dituntut
untuk
mampu
memenuhi
kebutuhan
dan
harapan
pelanggan
dan
mampu
meneJjemahkan
apa
yang
menjadi
kebutuhan
dan
harapan
pelangga
dan
mampu
menteJjemahkan
apa
yang
menjadi
kebutuhan
dan
harapan
mereka.
Oleh
karena
itu, yang
dimaksud
dengan
mutu
bukan
hanya mutu
produk,
melainkan
mutu
secara
menyeluruh
(Total
Quality). Total Quality
merupakan
suatu
pendekatan
untuk
melaksanakan
bisnis
yang
berusaha
memaksimumkan
persaingan
organisasi
melalui
perbaikan
secara
menyeluruh
dalam
mutu
produk,
pelayanan,
orang,
proses,
dan
lingkungan.
Dengan
karakteristik
sebagai
berikut : (Ariani, 1999, p5)
Berfokus pada
pelanggan, baik
pelanggan internal
maupum ekstemal.
Tujuan utamanya adalah mutu.
Menggunakan
pendekatan
ilmiah
dalam
pengambilan
keputusan
dan
penyelesaian masalah.
Komitmen terhadap mutu dalamjangka
panjang
Mengadakan kerja
tim
Mengadakan perbaikan proses secara terus-menerus dan
berkesinambungan
Memberdayakan pendidikan dan
pelatihan
Adanya kebebasan dalam
mengadakan pengendalian
|