Home Start Back Next End
  
12
tujuan organisasi (dalam Robbins, 2001). Ada tiga elemen kunci dalam motivasi
yaitu upaya, tujuan organisasi dan kebutuhan. Upaya merupakan ukuran
intensitas. Bila seseorang termotivasi maka ia akan berupaya sekuat tenaga untuk
mencapai tujuan, namun belum tentu upaya yang tinggi akan menghasilkan
kinerja yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan intensitas dan kualitas dari upaya
tersebut serta difokuskan pada tujuan organisasi. Kebutuhan adalah kondisi
internal yang menimbulkan dorongan, di mana kebutuhan yang tidak terpuaskan
akan menimbulkan tegangan yang merangsang dorongan dari dalam diri individu.
Dorongan ini menimbulkan perilaku pencarian untuk menemukan tujuan tertentu.
Apabila ternyata terjadi pemenuhan kebutuhan maka akan terjadi pengurangan
tegangan. Pada dasarnya, karyawan yang termotivasi berada dalam kondisi tegang
dan berupaya mengurangi ketegangan dengan mengeluarkan upaya.
     Menurut Chung & Megginson dalam Gomes (2001:180), menjelaskan,
motivasi melibatkan (1) faktor-faktor individual dan (2) faktor-faktor
organisasional. Faktor-faktor individual meliputi kebutuhan-kebutuhan (needs),
tujuan-tujuan (goals), sikap (attitude), dan kemampuan-kemampuan (abilities).
Faktor-faktor organisasional meliputi pembayaran atau gaji (pay), keamanan
pekerjaan (job security), hubungan sesama pekerja (co-workers), pengawasan
(supervision), pujian (praise), dan pekerjaan itu sendiri (job itself).
     Motivasi tinggi dan kepuasan kerja yang baik akan tercermin
dari rasa
tanggung jawab dan gairah kerja yang menimbulkan suatu keinginan untuk
bekerja dan memberikan sesuatu yang terbaik untuk pekerjaannya/perusahaannya.
Pentingnya motivasi dan kepuasan kerja menuntut pimpinan perusahaan untuk
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter