|
50
2.
Bias oleh penilai (penyelia)
Setiap masalah yang didasarkan pada ukuran subjektif adalah peluang
terjadinya bias. Bentuk-bentuk bias yang umumnya terjadi adalah :
a.
Hallo Effect.
Terjadi ketika penilai (penyelia) mempunyai emosi
tertentu yang mempengaruhi pengukuran kinerja baik dalam artian
positif maupun negatif terhadap seseorang karyawan yang
dinilainya.
b.
Kesalahan kecendrungan
terpusat. Beberapa penilai tidak suka
menempatkan karyawan ke posisi ekstrim dalam arti ada karyawan
yang dinilai sangat positif atau sangat negatif, yang berakhir
kepada keputusan penilai yang menilai karyawan secara rata-rata.
c.
Biar karena terlalu lunak dan terlalu keras. Bias yang terjadi karena
terlalu lunak menyebabkan penilai cenderung begitu mudah dalam
mengevaluasi karyawan, sehingga penilai melihat semua kinerja
karyawannya bagus dan menilainya dengan baik. Sedangkan bias
yang keras adalah kebalikannya, yang menyebabkan penilai
tersebut seolah hakim bagi karyawan yang dinilainya.
d.
Bias karena penyimpangan lintasbudaya. Terjadi ketika seorang
penilai diharuskan untuk menilai dari karyawan yang berbeda
kulturnya, mereka mungkin menerapkan budayanya terhadap
karyawan tersebut.
|