|
12
prosesi Bajamba tidaklah berbeda banyak. Perbedaan itu terlihat dari orang yang harus
menghadiri bajamba tersebut. Penulis mengambil tiga contoh prosesi adat yang akan
dibahas, yaitu pertemuan datuk/Ninik mamak, Batagak Penghulu atau prosesi
pengangkatan datuk/ penghulu yang baru, dan Baralek atau pesta pernikahan.
Pertemuan datuk ini biasanya dilakukan jikalau satu datuk ingin menyampaikan
pesan mengenai sukunya kepada datuk yang lainnya. Pada saat acara ini berlangsung
adat tata krama masih harus dijaga. Yang terlibat saat bajamba ini adalah:
Ninik mamak/ datuk yang lama sebagai orang yang dituakan pada saat bajamba
dilakukan.
Sumando, adalah ipar dari keluarga Ninik Mamak tersebut, disini Sumando
memiliki tugas yang cukup besar, karena merekalah yang harus menyiapkan
segalanya untuk bajamba ini, mulai dari pencarian bahan pangan hingga
menghidangkan masakan tersebut
Batagak Penghulu yang merupakan prosesi pengangkatan datuk/ penghulu yang baru
merupakan salah satu acara adat yang sangat sakral di Minangkabau. Acara ini sangat
sakral karena disinilah terpilihnya penghulu yang akan memimpin suku nantinya. Dalam
Batagak Penghulu dihadiri oleh
Ninik mamak/ datuk yang lama sebagai orang yang dituakan pada saat bajamba
dilakukan
Alim Ulama, pemimpin agama
Cadiak Pandai, adalah orang-orang yang dianggap sebagai cendiakawan yang
mengerti betul tentang adat Minang
Sumando, adalah ipar dari keluarga Ninik Mamak tersebut, di sini Sumando
memiliki tugas yang cukup besar, karena merekalah yang harus menyiapkan
segalanya untuk bajamba ini, mulai dari pencarian bahan pangan hingga
menghidangkan masakan tersebut
Janang, adalah sumando yang dipilih berdasarkan kemampuannya untuk
menghidangkan makanan pada saat bajamba. Peranan kelakuan Janang saat
menyajikan masakan sangatlah diperhatikan, jikalau sampai salah sedikit tuan
rumah akan mendapatkan teguran dari Ninik Mamak
Sanak Famili, semua keluarga yang berada di dalam satu suku tersebut.
Pada beberapa daerah di Minang ada juga yang mengundang beberapa tokoh-
tokoh penting pada daerah suku tersebut
Baralek adalah pesta pernikahan yang masih dilakukan secara adat. Yang terlibat
saat baralek adalah
Ninik mamak/ datuk yang lama sebagai orang yang dituakan pada saat bajamba
dilakukan
Bundo Kanduang, adalah organisasi ibu-ibu dalam suatu suku dan memilki
peranan penting dalam sistem kerabatan Minang
Anak daro, adalah mempelai wanita
Marapulai, adalah mempelai laki- laki
Sumando, adalah ipar dari keluarga Ninik Mamak tersebut, di sini Sumando
memiliki tugas yang cukup besar, karena merekalah yang harus menyiapkan
|