Home Start Back Next End
  
17
4.
Co-branding, meliputi event-event
pemasaran, sponsorship, aliansi
dan rekanan kerja, lisensi, penempatan produk dalam film, dan
sebagainya.
5.
Lingkungan spatial, termasuk desain kantor, baik interior maupun
eksterior, outlet penjualan, ekshibisi penjualan, dan lain-lain.
6.
Web sites
7.
Orang, meliputi penjual, representasi perusahaan, customer service,
operator callcentre, dan lainnya
.
Idealnya, sebuah perusahaan yang ingin menerapkan experiential marketing
mampu memberikan experience
yang integral, yaitu menyampaikan kelima
elemen experience
melalui Experience Provider. Inilah yang disebut oleh
Schmitt (2002) sebagai holistic. Dalam membangun sebuah pendekatan
experiential marketing, Schmitt menghubungkannya dengan teori hierarki
Maslow.
Schmitt (2002) menyebutkan: If you start from scratch, the recommended
sequence is the order in which I discussed the SEMs in this book: SENSE
FEEL THINK ACT RELATE. SENSE attracts attention and motivates. FEEL
creates an affectives bond and makes the experience personally relevant and
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter