Home Start Back Next End
  
20
10. Add dynamism and “dionysianism” to your company and brand.Kebanyakan
organisasi dan perusahaan pemilik merek terlalu takut, terlalu perlahan, dan terlalu
birokratis.Untuk itulah
dionysianism
perlu diterapkan.Dionysianism
adalah
kedinamisan, gairah, dan kreativitas.
Ada beberapa teori lain mengenai experiential markting, antara lain:
1.
Experiential marketing is a new approach for the branding and information
age. It deals with customers experiences and isquit different from traditional
forms of marketing, which focus on fungsional features and benefits of
products.
(http://pioneer.netserv.chula.ac.th/-ckieatvi/fathom-exp-Marketing.htm).
Kutipan diatas menyatakan bahwa experiential marketing
merupakan sebuah
pendekatan baru untuk memberikan informasi mengenai merek dan produk. Hal ini
terkait erat dengan pengalaman pelanggan dan sangat berbeda dengan sistim
pemasaran tradisional yang berfokus kepada fungsi dan keuntungan sebuah produk.
2.
Importanly, the idea of experiential marketing reflects a right brand bias
because it is about fulfilling customers aspirations to experience certain
feelings –
comfort and pleasure on one hand, and avoidance of discomfort
and displeasure on the other.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter