Home Start Back Next End
  
40
Model ini dikembangkan oleh McGuire (1985), yang berpendapat bahwa
sumber yang kredibel saja belum cukup untuk membuat sebuah iklan menjadi
efektif, tetapi juga harus menarik bagi konsumen. Ia berpendapat ada tiga
syarat yang harus dipenuhi agar iklan menarik perhatian konsumen, yaitu
sumber iklan harus dikenal baik (familiaritas/familiarity sumber), disukai dan
mempunyai kemiripan dengan konsumen. Semakin banyak kesamaan antara
sumber dengan konsumen maka iklan tersebut akansemakin menarik
perhatian konsumen, misalnya kesamaan kegemaran, kesamaan sifat,
kesamaan kebutuhan dan lain-lain. 
3.
Model Budaya (Culture Model)
Model budaya ini dikemukakan oleh McCracken (1985) yang berpendapat
bahwa efektivitas iklan tidak hanya dipengaruhi oleh kredibiltas dan daya
tarik
iklan saja, tetapi ditentukan juga oleh budaya antara endorser dan
konsumen. Menurut McCracken (1985) iklan merupakan proses pemindahan
makna (meaning) dari
endorser kepada produk, yang kemudian ditangkap
oleh konsumen. Proses pemindahan ini dipengaruhi oleh banyak hal seperti
statussocial, kelas social, jenis kelamin, umur, kepribadian, gaya hidup dan
lain-lain. Perbedaan yang ada diantara berbagai hal diatas dapat membuat
makna yang disampaikan akan ditangkap berbeda dengan konsumen.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter