|
26
Menurut Aaker dalam Buchari (2009, p10) image is the total impression of
what person or group people think and know about an object.
Citra adalah kesan
total dari apa
yang seseorang atau sekelompok orang
pikir dan tahu tentang suatu
objek.
Sedangkan Engle dalam Buchari (2009, p10) menyatakan bahwa
imaginary
is
a
process
by
which
sensory
information
and
experiences are
respresented
in
working
memory.
Pencitraan adalah sebuah proses
dimana
informasi sensorik dan pengalaman yang dipersembahkan dalam kerja memori.
Jadi image atau citra akan terbentuk dalam jangkan waktu tertentu, sebab
ini
merupakan
akumulasi persepsi
terhadap
suatu
objek,
apa
yang
terpikirkan,
diketahui
dialami
yang
masuk
kedalam memory
seseorang
berdasarkan
masukan-
masukan dari berbagai sumber sepanjang masa.
2.3.3 Citra Merek
Citra
merek menurut
Rangkuti
(2009,
p43),
adalah
sekumpulan
asosiasi
merek
yang
terbentuk
dibenak
konsumen.
Dalam Rangkuti
(2009,
p43)
Aaker
mendefinisikan
Asosiasi merek sebagai segala
hal yang berkaitan dengan ingatan
mengenai merek.
Beberapa pengertian lain tentang citra merek dalam Lesmana (2009, p17-34) :
Menurut Shimp: Citra
merek
merupakan jenis asosiasi yang akan muncul di
benak konsumen ketika mengingat sebuah merek tertentu.
Syzmanski
dan
Hernard: Mendifinisikan citra merek merupakan cara dimana
konsumen memandang perusahaan.
|