|
33
c.
Relasi antara merek dan
konsumen
dimulai
dengan
penjualan. Premium
harga bisa berfungsi layaknya asuransi risiko bagi perusahaan.
Virtuositas (manfaat fungsional atau kualitas)
a. Merek
memberi
peluang
bagi
diferensiasi.
Selain
memperbaiki
kualitas
(diferensiasi vertikal),
perusahanperusahaan juga
memperluas
mereknya dengan tipe-tipe produk baru (diferensiasi horizontal).
b. Merek
memberikan
jaminan
kualitas.
Apabila
konsumen
apabila
konsumen
membeli
merek
yang
sama
lagi,
maka
ada
jaminan
bahwa
kinerja merek tersebut akan konsisten dengan sebelumnya.
c.
Pemasar merek berempati dengan para pemakai akhir dan masalah yang
akan diatasi merek yang ditawarkan.
d. Merek mefasilitasi ketersediaan produk secara luas.
e. Merek memudahkan iklan dan sponsorship.
Complacibilitas (manfaat psikologis atau kepuasan pribadi)
a. Merek merupakan penyederhanaan atau simplifikasi dari semua
informasi produk yang perlu diketahui konsumen.
b. Pilihan
merek
tidak
selalu
didasarkan
pada
pertimbangan
rasional.
Dalam
banyak
kasus,
faktor
emosional
seperti
gengsi
dan
citra
sosial
memainkan peran dominan dalam keputusan pembelian.
c.
Merek bisa memperkuat citra diri dan persepsi orang lain terhadap
pemakai/pemiliknya.
d.
Brand symbolism
tidak
hanya
berpengaruh
pada
persepsi
orang
lain,
namun juga identifikasi diri sendiri dengan obyek tertentu.
2.4 Minat Beli Dan Keputusan Pembelian
|