Home Start Back Next End
  
40
(purchase
decision)
konsumen
adalah membeli
merek
yang
paling
disukai,
tetapi
dua faktor bisa berbeda antara niat pembelian dan
keputusan pembelian. 
Faktor
pertama adalah sikap orang
lain. 
Jika seseorang yang
memiliki arti
penting bagi
diri
anda
membuat anda berpikir
bahwa
anda
seharusnya
membeli
mobil
dengan
harga
yang paling
murah,
maka
peluang anda
untuk
membeli mobil
yang
lebih
mahal
berkurang. 
Faktor
kedua
adalah
faktor
situasional
yang
tidak
diharapkan.
Konsumen
mungkin
membentuk
niat
pembelian
berdasarkan
faktor-faktor seperti
pendapatan,
harga,
dan
manfaat
produk
yang
diharapkan. 
Namun
kejadian
tak
terduga
bisa
merubah
niat
pembelian.  
Sebagai contoh, ekonomi
mungkin
memburuk,
pesaing
dekat mungkin
menurunkan
harganya,
atau seorang
teman
mungkin
memberitahu
anda
bahwa
ia
pernah
kecewa dengan mobil
yang
anda
sukai.   
Oleh 
karena  itu,  preferensi 
dan 
niat 
tidak  selalu  menghasilkan 
niat
pembelian yang aktual.
Perilaku pasca-pembelian.  
Setelah membeli produk, konsumen akan
merasakan puas
atau tidak
puas
dan terlibat
dalam
perilaku
pasca-pembelian
(portpurchase
behavior)
yang
harus
diperhatikan
oleh pemasar. 
Jika produk tidak
memenuhi
ekspektasi,
konsumen
kecewa,  
jika produk
memenuhi
ekspetasi,
konsumen
puas,
dan jika produk
melebihi ekspektasi maka konsumen akan sangat
puas.   Semakin
besar
antara
kesenjangan
ekspetasi
dan
kinerja,
semakin
besar
pula
ketidak
puasan
konsumen. 
Hal
ini
menunjukan
bahwa
penjual
hanya
boleh
menjanjikan apa yang dapat diberikan mereknya sehingga pembeli terpuaskan
.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter