|
14
of the title
(permanent
ownership)
to these tangible goods. A®tinya
:
Jasa
adalah sesuatu
yang
dapat
diidentifikasikan
secara
terpisah tidak berwujud,
ditawarkan untuk
memenui
kebutuhan.
Jasa dapat dihasilkan
melalui
benda-
benda berwujud, namun bisa juga tidak.
Zeithaml dan
Bitner : menyatakan broad definition
is one that defines service
include
all
economics activities whose output is
not
a
physical product or
construction,
is generally consumed
at the time
it
is
produced,
and provides
added value in form (such as
convinience, amusement, timelines,
comfort, or
health) that are essentially intangible
concern of its first purchaser. A®tinya :
Jasa
adalah
suatu
kegiatan
ekonomi
yang
outputnya
bukan
produk
dikonsumsi
bersamaan
dengan
waktu
diproduksi
dan
memberikan
nilai
tambah (seperti kenikmatan, hiburan, santai, sehat) bersifat tidak berwujud.
Menurut Kotler dalam
Tjiptono (2006, p6) :
jasa adalah setiap
tindakan
yang
dapat
ditawarkan
oleh
suatu
pihak
kepada
pihak
yang
lain,
yang pada dasarnya bersifat
intangible (tidak be®wujud fisik)
dan tidaka
menghasilkan kepemilikan sesuatu.
Produk
jasa
bisa
berhubungan
dengan
produk fisik, namun bisa juga tidak.
Kotler
juga
memberi
definisi
service
dalam
bukunya
Prinsip-Prinsip
Pemasaran
(2008, p266) dimana
service adalah bentuk produk
yang terdiri
dari aktivitas, manfaat atau kepuasan yang
ditawarkan
untuk dijual dan pada
dasarnya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan akan sesuatu.
Contohnya, perbankan, hotel,
maskapai
penerbangan,
pajak,
dan
jasa
perbaikan rumah.
Dalam Yamit (2010, p20), jasa pelayanan di definisikan lebih baik
dalam waktu tertentu tetapi tidak cocok pada waktu yang lain. Secara formal
|