Home Start Back Next End
  
27
3.   Para pimpinan atau direksi harus mempeunyai ide dan “mimpi” untuk dapat menjalankan
perusahaan
yang
bertanggung-jawab sosial.
Mimpi
Indah”
tersebut
bukan hal
yang
mustahil untuk dapat diwujudkan
4.   Komitmen direksi harus diwujudkan
dalam penyediaan dana
untuk mendukung progam
corporate
social
responsibility.
Sumber 
dana 
dapat 
berasal 
dari 
laba 
perusahaan,
anggaran biaya marketing, atau deviden.
Dalam   paper  
Hilman   (2008,   pp23-26)   ada   tiga   langkah   utama  
yang   harus
dipertimbangkan oleh perusahaan sebelum menerapkan Corpo®ate social responsibility
yaitu :
1.
Awareness building.
Seperti
membangun
kesadaran
dan
membangun
komitmen
manajemen melalui seminar, workshop, diskusi kelompok, bisnis plan, dan progam kerja
2.   Corporate social
responsibility assessment. Meliputi
pemetaan
kondisi
perusahaan
dan
Identifikasi aspek
yang
menjadi
prioritas, serta
langkah
yang tepat
untuk membangun
struktur yang kondusif bagi keberlangsungan corpo®ate social responsibility
3.   Corporate social responsibility manual.
Disusun
berdasarkan
hasil
assessment. Melalui
Benchmarking, referensi, bantuan tenaga ahli independen.
Setelah
tahapan-tahapan
dalam
perumusan
konsep
kebijakan
corporate social
resonsobility.
Tahap
selanjutnya
adalah
tahap
pengaplikasian.
Radyati
(2008,
pp62-65)
menjelaskan kiat-kiat dalam mengaplikasikan kebijakan CSR yaitu:
1.   Pembuatan
konsep
perencanaan
kegiatan
CSR
yang
jelas,
lengkap
dan
terperinci,
yakni sampai dengan teknis pelaksanaan kegiatan atau progam
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter