Home Start Back Next End
  
47
1.   Sosialisasi, diperlukan untuk memperkenalkan
kepada seluruh
perusahaan berbagai
aspek yang terkait
dengan
implementasi
GCG khususnya
mengenai
pedoman
penerapan GCG.
Upaya sosialisasi
perlu
dilakukan dengan
suatu
tim
khusus yang
dibentuk
untuk
itu,
langsung
berada
di
bawah
pengawasan
direktur
utama
atau
salah satu direktur yang ditunjuk sebagai GCG champion di perusahaan.
2.   Implementasi,
yaitu
kegiatan
yang
dilakukan
sejalan
dengan
pedoman
GCG
yang
ada,
berdasar
roadmap yang
telah
disusun.
Implementasi
harus
bersifat
top
down
approach yang
melibatkan
dewan
komisaris
dan
direksi
perusahaan.
Implementasi
hendaknya
mencakup
pula
upaya
manajemen
perubahan
(©hange
management)
guna mengawal proses perubahan yang ditimbulkan oleh implementasi GCG.
3.   Internalisasi,   yaitu   tahap   jangka   panjang   dalam   implementasi.   Internalisasi
mencakup upaya-upaya untuk memperkenalkan GCG di dalam seluruh proses bisnis
perusahaan kerja,
dan
berbagai
peraturan
perusahaan.
Dengan
upaya
ini
dapat
dipastikan
bahwa
penerapan
GCG
bukan
sekedar
dipermukaan atau sekedar suatu
kepatuhan
yang
bersifat
superficial,
tetapi
benar-benar
tercermin
dalam
seluruh
aktivitas perusahaan.
Tahap Evaluasi
Tahap
evaluasi
adalah
tahap
yang
perlu
dilakukan
secara
teratur dari
waktu ke
waktu
untuk  mengukur  sejauh  mana  efektivitas  penerapan 
GCG  telah 
dilakukan  dengan
meminta pihak independen melakukan audit implementasi dan scoring atas
praktik
GCG
yang
ada.
Terdapat
banyak
perusahaan
konsultan yang
dapat
memberikan
jasa
audit
yang
demikian,
dan
di
Indonesia
ada beberapa
perusahaan
yang
melakukan
scoring.
Evaluasi
dalam
bentuk
assessment,
audit
atau
scoring
juga
dapat
dilakukan
secara
mandatory misalnya
seperti
yang
diterapkan
dilingkungan
BUMN.
Evaluasi
dapat
membantu perusahaan memetakan kembali kondisi dan situasi serta capaian perusahaan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter