Home Start Back Next End
  
79
2.   Bahwa
apa
yang
dinyatakan
oleh
subyek
kepada
peneliti
adalah
benar
dan
dapat dipercaya
3.   Bahwa
interpretasi
subyek
tentang
pertanyaan-pertanyaan
yang
diajukan
peneliti kepadanya adalah sama dengan apa yang dimaksudkan oleh peneliti.
3.
Observasi.
Menurut
Sutrisno
Hadi
(Sugiyono,
2004,
p139)
observasi
merupakan
suatu
proses
yang
tersusun dari
berbagai
proses biologis
dan
psikologis.
Dua
diantaranya
yang
terpenting adalah
proses pengamatan dan ingatan. Teknik pengumpulan data dengan
observasi digunakan bila penelitian berkenaan dengan perilaku manusia, proses kerja,
gejala-gejala alam, dan bila responden yang
diamati tidak terlalui banyak (Sugiyono,
2004,  p139). 
Observasi  dapat 
dibedakan  menjadi  partisipan 
observasi  dan  non
partisipan.
1.   Observasi partisipan.
Dalam
partisipan observasi peneliti terlibat langsung dengan
kegiatan
observasi  
(Sugiyono,  
2004,  
p139),  
dimana  
sambil  
melakukan
pengamatan peneliti ikut merasakan atau melakukan apa yang dilakukan sumber
data, lalu mencatat
kegiatan tersebut.
Dengan observasi partisipan ini data
yang
diperoleh
lebih
lengkap,
tajam,
dan sampai
mengetahui
pada
tingkat
mana
dari
setiap perilaku yang Nampak (Sugiyono, 2004, p139).
2. 
Observasi
non
partisipan.
Dalam
observasi non
partisipan
peneliti
tidak
terlibat
dalam kegiatan observasi tetapi hanya sebagai
pengamat independen (Sugiyono,
2004, p140).
2.1.7.10  Skala Pengukuran
Skala pengukuran berguna untuk mengukur beberapa
karakteristik (Kuncoro, 2003,
p151)
atau
mengklasifikasi
variabel
yang
akan
diukur
supaya
tidak
terjadi
kesalahan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter