Home Start Back Next End
  
38
Pencitraan terhadap suatu objek akan menghasilkan sebuah penilaian yang baik.
Citra umumnya digunakan untuk menciptakan penilaian yang positif dan dapat
menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Citra
yang baik biasanya terbentuk melalui
kepercayaan berisi kesan dan pendapat atau penilaian positif masyarakat terhadap suatu
perusahaan atau lembaga yang dimaksud dengan kepercayaan disini adalah kepercayaan
dari masyarakat terhadap tugas Badan POM yaitu dalam melindungi masyarakat dapat
menghasilkan citra yang bernilai positif, kemudian realitas (yang terlihat) dan dapat
dipertanggungjawabkan dengan perencanaan
yang matang dan sistematis bagi
masyarakat, terciptanya kerjasama yang saling menguntungkan yaitu saling memberikan
keuntungan bagi kedua pihak yaitu pihak perusahaan atau lembaga
maupun masyarakat,
lalu melalui kesadaran yaitu dengan adanya kesadaran dari masyarakat tentang
perusahaan atau lembaga dan perhatian terhadap produk yang diawasi atau dihasilkan.
Dengan adanya pencitraan maka akan menghasilkan pandangan mengenai
sebuah obyek yang dicitrakan, sebuah citra datang dari masyarakat, citra yang dibentuk
masyarakat itulah yang dapat dijadikan acuan akan penilaian dari suatu perusahaan atau
lembaga. Perusahaan dalam membentuk citranya harus dapat mengidentifikasikan
terlebih dahulu citra seperti apa yang ingin dibentuk dimata masyarakat. Setelah
mengidentifikasi citra yang ingin dibentuk kemudian menentukan strategi pencitraan
yang efektif yang akan membawa pengaruh kepada
penilaian
masyarakat atau publik.
Citra adalah persepsi
berbeda-beda
yang
dimiliki oleh
masyarakat
atau
publik dan
merupakan
hasil
dari
interpretasi
masyarakat
terhadap
pesan
yang
ditampilkan
oleh
sebuah
organisasi.
Adapun proses pembentukan citra dalam struktur
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter