Home Start Back Next End
  
Gambaran kegiatan ekonomi secara singkat dan sistematis dengan suatu informasi
yang lengkap dan cocok untuk menganalisa struktur dan sistem perekonomian suatu
daerah dapat diketahui melalui neraca ekonomi regional. Pendapatan regional mencakup
seluruh transaksi ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat suatu wilayah dalam kurun
waktu tertentu (biasanya satu tahun).
Perhitungan pendapatan regional hanya dipakai konsep domestik, berarti seluruh
nilai tambah yang ditimbulkan oleh berbagai faktor atau lapangan usaha yang melakukan
berbagai kegiatan usahanya di suatu wilayah region (Provinsi atau Kotamadya)
dimasukan tanpa memperhatikan pemilikan faktor produksi. Dengan demikian PDRB
secara agregatif menunjukkan kemampuan suatu daerah dalam menghasilkan balas jasa
atau pendapatan kepada faktor-faktor produksi yang ikut berpartisipasi dalam proses
produksi di daerah tersebut.
Perkembangan PDRB antara lain mencerminkan struktur ekonomi suatu daerah
sekaligus memberikan gambaran ketergantungan suatu daerah terhadap sektor ekonomi
tertentu. PDRB juga memberikan tingkat kesejahteraan masyarakat dan kemampuan
daerah untuk menggali serta memanfaatkan sumber yang tersedia. Ada tiga pendekatan
perhitungan PDRB bila ditinjau dari segi yang berlainan, yaitu :
1.
Segi Produksi : PDRB merupakan jumlah nilai tambah produksi barang  dan
jasa akhir yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam suatu jangka
waktu tertentu.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter